Sabar Ternyata Sulit (Ga Enak Jadi Pengguran..)
Sudah hampir sebulan, sidang berlalu. So, status pengangguran tentunya sudah cukup lama dijalani. Hari-hari dilalui dengan menyelesaikan urusan administrasi di kampus. Selebihnya saya mencoba untuk mengisi dengan mengirim lamaran ke beberapa perusahaan telekomunikasi.
Ya, cukup banyak CV dan surat lamaran yang saya kirimkan ke beberapa perusahaan telekomunikasi. Dan dari sekian puluh lamaran yang dikirim, hanya 3 perusahaan yang memanggil saya untuk interview. Haaa…cukup miris ternyata. Bisa di akui, jumlah pengangguran yang begitu banyak ga imbang dengan kebutuhan diperusahaan.
Dan saya pun menjalani ketiga interview tersebut. Walaupun menjalani dengan seadanya, karena jangankan untuk mempersiapkan belajar dulu, mencari sarana transportasi dan mempersiapkan fisik untuk berangkat, ternyata ribet jg. (Maklum interviewnya bukan di bandung..tapi di Jakarta).
Salah satu interview, saya dipanggil di salah satu perusahaan sub-kontraktor di bidang IT. So far, setelah saya menjalani tidak terlalu menegangkan. Banyak pertanyaan seputar Network dan CCNA. Alhamdulillah saya bisa menjawab, walau tidak tahu tanggapan user yang menginterview saya. Dan saya disuruh menunggu kabar, saya dipanggil lagi atau tidak sebelum 31 Agustus 2010. Haaa…nunggu lagi deh pemberitahuan. (Nungguin kabar lagi butuh kesabaran tinggi ternyata…ckckck…)
Interview yang kedua, saya dipanggil di salah satu perusahaan Sub-kontraktor Telekomunikasi yang cukup ternama. Tapi karena kondisi kesehatan dan lokasi yang cukup ribet, akhirnya saya memutuskan untuk membatalkan interview.. (yaa..sayang sih. Sabar…sabar… ternyata kondisi seperti ini jadi penguji kesabaran seorang pelamar fresh graduate seperti saya…ckckck)
Interview yang ketiga, saya dipanggil di salah satu perusahaan operator telekomunikasi besar di Indonesia. Wah, pertama kali dapet panggilan interview, cukup sumringah juga (re : senang). Ya,,seperti biasa, saya pun mempersiapkan keberangkatan, dan hanya mempersiapkan materi yang mungkin akan ditanyakan saat interview dengan seadanya. Yaa…karena akibat seadanya, hampir beberapa pertanyaan ga bisa dijawab dengan baik… (Haaa…payah ya?? kuliah 3 tahun ga bisa apa2…ckckck). Yang ada, bukannya saya yg menjelaskan yang saya tau, malah yang interview saya yang menjelaskan materi yang saya tidak tau itu. Ada hikmahnya sih, saya seperti dapet kejutan yang membuat saya untuk berjuang lagi dan belajar lebih baik lagi. Dan lagi-lagi saya disuruh menunggu kabar hasil interviewnya nanti. (Haa…nunggu lagi deh…ckckck…)
================================================
Dan sekarang 26 Agustus 2010, saya belum mendapatkan kabar apapun dari hasil interview2 tersebut. Seperti orang yang harap2 cemas saat ikut hasil sleksi Perguruan Tinggi, tapi jika seleksi perguruan tinggi ada batas waktunya, sedangkan yang ini tidak. Haaa…benar menguras pikiran dan rasa penasaran, apa hasilnya, gimana, sperti apa, kok lama, dan beberapa pertanyaan aneh sering muncul.
Awalnya memang kayak orang frustasi banget. Yaa..maklum, saya bukan orang yang sabaran. Tapi lama-kelamaan saya ambil hikmahnya, yaitu :
ternyata segala sesuatu itu tidak ada yang langsung. Semua butuh kesabaran. Dan dari semua kesabaran yang pernah ada, kesabaran di bulan Ramadhan ini menjadi ujian/cobaan yang harus tetap dilalui, dan akan semakin berkah jika bisa dilewati dengan kuat. Dan selalu yakin, Tuhan tak pernah tidur, dan akan mengabulkan doa-doa kita. Ikhtiar dan berusaha sudah, tinggal berjuang lagi untuk tetap tawakal dan selalu berdoa. Insyaallah ada kabar gembira yang siap datang…Amin!!
Saya berharap, positif thingking tersebut mudah2n membantu saya yang sering tidak sabaran. Dan semoga, saya tidak lama2 menjadi pengangguran…amin!!!
Yang membaca tulisan ini, mohon bantuan doanya jg yaa… Sukses selalu untuk kita semua…amin!!! Terima kasih
![]()
Belum ada trackback.